Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Kekuatan Komputasi Google Menyempurnakan Alat Penerjemah

   penerjemah google
Menggunakan kekuatan dahsyat komputasi menghaluskan hasil terjemahan

Pada suatu pertemuan yang dilaksanakan di Google pada tahun 2004, pokok bahasannya terarah pada sebuah surel yang diterima perusahaan itu dari seorang penggemar di Korsel. Sergey Brin yang merupakan salah satu dari dua pendiri Perusahaan Google, menjalankan pesan itu melalui sebuah layanan terjemahan otomatis yang telah dipatenkan perusahaan itu.

Pesan itu berbunyi Google adalah mesin pencari favorit, tapi hasil terjemahan mengatakan: "Irisan ikan mentah memasang ladam kehendak. Hal bawang hijau Google!"

Pak Brin mengatakan Google harus bisa melakukannya lebih baik. Enam tahun kemudian, layanan gratis Penerjemahan Google menangani 52 bahasa, lebih dari sistem lain yang serupa, dan orang-orang menggunakannya ratusan juta kali seminggu untuk menerjemahkan halaman-halaman Web dan naskah lain.

"Apa yang anda lihat pada Penerjemahan Google merupakan karya seni" dalam penerjemahan komputer yang tak dibatasi oleh wilayah subyek tertentu, ujar Alon Lavie, seorang kolega profesor peneliti pada Institut Teknologi Bahasa di Universitas Carnegie Mellon, seperti yang dikutip The New York Times.

Usaha Google untuk berekspansi lebih dari sekedar mesin pencari telah menghasilkan berbagai kesuksesan. Buku-buku digitalnya telah digantung di pengadilan, dan pengenalan jejaring sosialnya, Buzz, meningkatkan ketakutan akan privasi. Contoh itu memperlihatkan bahwa Google bisa salah melangkah ketika dia mencoba untuk menantang tradisi bisnis dan konvensi kultural.

Namun kenaikan cepat Google ke tingkat eselon atas pada bisnis penerjemahan merupakan suatu pengingat tentang apa yang akan terjadi jika Google melepaskan kekuatan komputasinya yang dahsyat terhadap masalah-masalah rumit.

Jaringan pusat-pusat data yang dibangunya untuk pencarian Web sekarang bisa saja menjadi komputer terbesar di dunia jika digabungkan. Google menggunakan mesin itu untuk menekan batas-batas teknologi penerjemahan. Sebagai contoh, kira-kira dua bulan lalu dia mengatakan bahwa dia sedang bekerja menggabungkan alat penerjemahannya dengan analisis gambar yang dapat menerjemahkan tulisan dalam gambar.

"Penerjemahan Mesin merupakan salah satu contoh terbaik yang menunjukkan visi strategis Google," ujar Tim O'Reilly yang merupakan pendiri dan kepala technology publisher O'Reilly Media. "Itu bukanlah sesuatu yang ditanggapi sangat serius oleh siapa saja. Tapi Google mengerti sesuatu tentang data yang tak diketahui orang lain, dan dia sudi membuat investasi yang perlu untuk mengatasi masalah-masalah rumit ini lebih dulu dari pasar."

Menciptakan satu mesin penerjemah sudah lama dilihat sebagai salah satu tantangan tersulit dalam bidang kecerdasan buatan. Selama berpuluh-puluh tahun, para ilmuwan komputer mencoba menggunakan sebuah pendekatan berdasarkan aturan-aturan yaitu mengajarkan komputer aturan-aturan linguistik dua bahasa dan memberikannya kamus-kamus yang diperlukan.

Tapi di pertengahan 1990an, para peneliti mulai memfavoritkan pendekatan statistikal. Mereka menemukan bahwa jika mereka memberitahukan komputer ribuan atau jutaan paragraf beserta hasil terjemahan manusianya, komputer itu bisa belajar membuat terkaan akurat mengenai bagaimana menerjemahkan naskah-naskah baru.

Ternyata teknik ini yang memerlukan data yang sangat besar dan kekuatan komputasi, sangat cocok dengan situasi dan kondisi Google.

"Infrastruktur kami sangat sesuai dengan ini," kata Vic Gundotra yang merupakan wakil presiden bagian teknik di Google. "Kami bisa melakukan pendekatan-pendekatan yang bahkan tak bisa diimpikan pihak lain."

Sistem-sistem penerjemahan otomat masih jauh dari sempurna, bahkan Google tak akan membuat para penerjemah manusia kehilangan pekerjaan dalam waktu dekat ini. Para ahli mengatakan sangatlah sulit bagi sebuah komputer untuk memecahkan satu kalimat ke dalam bagian-bagian kemudian menerjemahkan dan menyatukan mereka kembali.

Tapi layanan Google cukup lumayan untuk menyampaikan inti dari sebuah artikel berita, dan itu telah menjadi sumber instan penerjemahan bagi jutaan orang. "Jika anda menginginkan sebuah terjemahan kasar siap saji, itu merupakan tempat untuk dikunjungi. ujar Philip Resnik yang merupakan ahli penerjemahan mesin dan seorang kolega profesor pada bagian linguistik di Universitas Maryland, College Park.

Seperti para pesaingnya di lapangan, yang paling dikenal Microsoft dan I.B.M., Google telah memasukkan mesin penerjemahnya dengan transkrip pembukaan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang diterjemahkan oleh manusia ke dalam enam bahasa, dan dari Parlemen Eropa yang diterjemahkan ke dalam 23 bahasa. Materi-materi dasar ini digunakan untuk melatih sistemnya dengan bahasa-bahasa paling umum.

Tapi Google telah menjelajah naskah Web, begitu juga data dari proyek pemindaian buku dan sumber-sumber lain, untuk bergerak ke luar batas bahasa-bahasa itu. Untuk bahasa yang lebih tak jelas, dia menghadirkan sebuah "kotak peralatan" yang membantu para pengguna dalam penerjemahan dan kemudian menambahkan naskah-naskah tersebut ke dalam basis datanya.

Penawaran Google bisa merugikan penjualan perangkat lunak dari perusahaan seperti I.B.M. Tapi penerjemahan otomat nampaknya tidak akan pernah menjadi penghasil uang banyak, setidaknya bukan dari standar bisnis iklan Google. Tetap saja, kerja keras Google bisa menguntungkan dalam berbagai hal.

Oleh karena iklan-iklan Google online di mana-mana, apa pun yang membuat orang mudah menggunakan Web menguntungkan perusahaan itu. Dan sistem itu bisa mengarah kepada aplikasi-aplikasi baru. Beberapa minggu lalu, perusahaan itu mengatakan dia akan menggunakan pengenalan suara untuk membuat tulisan-tulisan di bawah gambar video YouTube berbahasa Inggris, yang kemudian bisa diterjemahkan ke dalam 50 bahasa lain.

"Teknologi ini bisa membuat barikade bahasa hilang," kata Franz Och yang merupakan kepala ilmuwan di Google yang mengepalai tim penerjemahan mesin perusahaan itu. "Itu bisa memperkenankan siapa saja untuk berkomunikasi dengan yang lain."

Pak Och seorang peneliti Jerman yang sebelumya bekerja di Universitas California Selatan, mengatakan dia pada mulanya enggan bergabung dengan Google, takut perusahaan itu akan memperlakukan penerjemahan sebagai proyek sampingan. Larry Page yang merupaka pendiri Google satunya, memanggil dan meyakinkan Pak Och.

"Pada dasarnya dia berkata bahwa ini merupakan sesuatu yang sangat penting bagi Google," kata Pak Och barusan. Pak Och masuk pada tahun 2004 dan segera membawa janji dari Pak Page ke dalam uji coba.

Sementara banyak sistem penerjemahan serupa dengan punya Google menggunakan hingga milyaran naskah kata-kata untuk membangun pemetaan sebuah bahasa, Google menggunakan lebih banyak lagi: beberapa ratus milyar kata-kata dalam bahasa Inggris. "Pemetaannya menjadi lebih baik dan terus membaik jika lebih banyak naskah yang diproses," ujar Pak Och.

Usaha keras akhirnya memberikan keuntungan. Setahun kemudian, Google memenangkan sebuah kompetisi yang diselenggarakan oleh pemerintah yang menguji berbagai sistem penerjemahan rumit.

Google telah menggunakan pendekatan serupa yaitu kekuatan komputasi besar, tumpukan data dan statistik, untuk mengatasi masalah-masalah rumit lainnya. Sebagai contoh, pada tahun 2007, perusahaan itu mulai menawarkan 800-GOOG-411 yang merupakan layanan direktori bantuan cuma-cuma yang menerjemahkan kata-kata yang diucapkan. Layanan ini memperkenankan Google mengumpulkan berbagai suara dari jutaan orang agar supaya lebih baik dalam hal mengenali bahasa Inggris yang diucapkan.

Setahun kemudian, Google meluncurkan sebuah sistem pencarian berdasarkan suara yang sama baiknya dengan buatan bertahun-tahun perusahaan lain.

Dan pada akhir tahun lalu, Google memperkenalkan sebuah layanan yang disebutGoggles yang menganalisa foto-foto telepon genggam, mencocokkannya dengan basis data lebih dari satu milyar gambar-gambar online, termasuk foto-foto berbagai jalan yang diambil untuk layanan Street Viewnya.

Pak Och mengakui bahwa sistem penerjemahan Google masih membutuhkan penyempurnaan, tapi dia mengatakan sistem itu cepat menjadi lebih baik. "Kurva penyempurnaan kualitas masih tetap tinggi," tambahnya.

Teknologi Laser Diagnosa Penyakit Tanpa Rasa Sakit



Teknologi Laser Diagnosa Penyakit Tanpa Rasa Sakit
Laser yang tak menyebabkan rasa sakit bisa mendeteksi gejala-gejala awal penyakit.

Alat penghasil sinar laser yang tidak menyebabkan rasa sakit dan yang mudah dibawa kemungkinan segera menggantikan sinar-X dalam mendiagnosa penyakit dengan cara non invasif (tidak masuk dalam tubuh dengan suntikan atau pembedahan).

Para peneliti mengatakan bahwa teknologi tersebut bisa tersedia secara menyeluruh dalam waktu lima tahun.

Metode tersebut yang disebut spektroskopi Rasman dapat membantu menemukan gejala-gejala awal kanker payudara, pembusukkan gigi dan osteoporosis.

Para ilmuwan meyakini bahwa teknologi tersebut akan membuat proses diagnosa penyakit lebih cepat, lebih murah dan lebih akurat.

Spektroskopi Raman merupakan pengukuran intensitas dan panjang gelombang sinar terpencar molekul-molekul.

Metode tersebut sudah digunakan dalam industri kimia dan farmasi. Sebagai contoh, laser Raman digunakan untuk mengukur karakteristik nyala api. Dengan mempelajari bagaimana bahan bakar terbakar bisa meminimalisasi polusi hasil pembakaran.

Michael Morris yang merupakan seorang profesor di Universitas Michigan A.S. telah menggunakan Raman selama beberapa tahun belakangan ini untuk mempelajari tulang manusia.

Selama ini dia menggunakannya pada tubuh-tubuh yang sudah tidak bernyawa lagi, tapi dia mengatakan bahwa Raman bisa terbukti efektif pada pasien-pasien yang masih hidup.

"Anda bisa menggantikan banyak prosedur diagnosa yang ada sekarang ini. Keuntungan besarnya ialah bahwa metode tersebut non invasif, lebih cepat dari prosedur-prosedur klasik dan lebih akurat," katanya, seperti yang dilansir oleh BBC.

Ketika seseorang sakit, atau akan segera sakit, campuran kimia pada jaringan/tisu (istilah biologi yang berkaitan dengan sel-sel) agak berbeda dengan jaringan yang sehat, kata para ilmuwan. Jadi, perubahan spektrum Raman tergantung pada jaringan yang dianalisanya, menurut penjelasan Profesor Morris.

Raman menyediakan sidik jari molekular yaitu komposisi apa saja yang diukurnya," jelasnya.

"Dalam keadaan sakit, komposisi kimia agak tidak normal atau sangat tak normal tergantung pada penyakitnya."

Non Invasif

Diagnosa-diagnosa bisa dilakukan dalam hitungan menit dan tanpa sinar-X.

"Seorang pasien hanya menaruh pergelangan tanganya di atas meja kemudian ada serat optik yang mengantarkan cahaya laser yang terhubung dengan alat semacam gelang yang terbuat dari silikon yang terpasang pada pergelangan tangan pasien," Profesor Morris menjelaskan.

"Kami menghidupkan lasernya dan setelah mengumpulkan cukup sinyal dalam beberapa menit, lasernya kami matikan. Pada prinsipnya, akan memakan waktu beberapa detik untuk menginterpretasikan hasilnya."

Di samping penyakit-penyakit tulang, alat tersebut bisa terbukti efektif mendekteksi pembusukan dini gigi, kata para peneliti.

Pengambilan darah pun mungkin tidak diperlukan lagi dalam kasus-kasus tertentu. Misalnya untuk menentukan tingkat kolesterol, seseorang hanya perlu mengarahkan lasernya "ke bagian yang biasanya digunakan untuk mengambil sampel darah yaitu di lekukan lengan yang merupakan tempat terdekat pembuluh darah dengan kulit," kata Morris.

Aplikasi-aplikasi Baru

Aplikasi lain bisa menggunakan Raman sebagai alternatif non invasif dari mammografi umum yaitu proses yang menggunakan dosis rendah sinar-X untuk mendeteksi gejala-gejala kanker payudara.

Laser akan "melihat" ke dalam jaringan dan mengeluarkan spektra berbeda yaitu distribusi warna yang merefleksikan perbedaan pada sifat-sifat jaringan.

Para peneliti Ingris di Laboratorium Rutherford Appleton di Didcot dan di Rumah Sakit Gloucestershire Royal telah menggunakan Raman untuk menganalisa kalsifikasi dalam jaringan payudara yang mungkin merupakan gejala-gejala awal kanker payudara.

"Kami bisa menargetkan kalsifikasi-kalsifikasi tersebut dan memutuskan apakah mereka jinak atau ganas," kata Nicholas Stone yang merupakan kepala unit penelitian biofotonik di Rumah Sakit Gloucestershire Royal kepada reporter majalah Chemical and Engineering News.

"Jika kalsifikasi-kalsifikasi itu ganas atau cenderung seperti itu, anda akan datang kembali untuk melakukan biopsi. Jika kalsifikasi-kalsifikasi tersebut jinak, yang persentase kasusnya sekitar 80 hingga 90%, anda tak akan datang kembali untuk melakukan biopsi."

"Di Inggris saja, hal tersebut akan menghindarkan 80.000 pasien untuk melakukan prosedur-prosedur tambahan."

Memanfaatkan Tenaga Listrik Otak

Dengan menggunakan teknologi yang memanfaatkan tenaga listrik otak, seorang pasien yang mengalami kelumpuhan suatu hari bisa "memikirkan" kakinya untuk bergerak.

Tenaga Listrik Otak

Para peneliti di Universitas California bagian Neurosains Komputasional telah mengembangkan teknologi yang untuk pertama kalinya memperkenankan para dokter dan ilmuwan untuk secara non invasif mengisolasi dan mengukur aktifitas listrik otak pada orang-orang yang sedang bergerak.

Teknologi ini merupakan komponen kunci sejenis antarmuka komputer otak yang akan memungkinkan eksoskeleton robotik yang dikontrol oleh pikiran pasien untuk menggerakkan anggota badan pasien tersebut, kata Daniel Ferris yang merupakan profesor di School of Kinesiology Universitas Michigan dan penulis makalah yang menjabarkan penelitian tersebut.

"Tentu saja hal tersebut tidak akan langsung terjadi tapi satu langkah menuju situasi di mana hal itu mungkin dilakukan ialah kemampuan untuk merekam gelombang otak ketika seseorang sedang bergerak," kata Joe Gwin yang merupakan penulis pertama makalah tersebut dan seorang lulusan peneliti mahasiswa tingkat doktoral di School of Kinesiologydan Bagian Mekanika Rekayasa. Demikian seperti yang dikutip dari Physorg, Selasa (02/11/10).

Dengan teknologi ini, para ilmuwan dapat menunjukkan bagian-bagian otak yang diaktifkan dan tepatnya kapan bagian-bagian tersebut diaktifkan ketika para subyek bergerak dalam lingkungan alami. Sebagai contoh, ketika kita berjalan, sinyal-sinyal yang berasal dari bagian-bagian tertentu di otak yang berfungsi sebagai pesan akan dikirimkan dari otak menuju otot-otot. Jika para ilmuwan mengetahui di mana impuls otak terjadi, mereka bisa menggunakan informasi letak tersebut untuk mengembangkan berbagai aplikasi. Sebelumnya para ilmuwan hanya bisa mengukur aktifitas listrik otak pada pasien-pasien yang tidak bergerak.

Ferris mengibaratkan pengisolasian aktifitas listrik otak ini seperti menempatkan sebuah mikrofon di tengah-tengah sebuah simfoni untuk membedakan hanya instrumen-instrumen tertentu di wilayah-wilayah tertentu, misalnya obo di kursi pertama, atau biola. Selayaknya dalam sebuah orkestra, ada banyak sumber suara dalam otak yang menghasilkan aktifitas listrik berlebihan, atau derau. Bahkan elektroda itu sendiri menghasilkan derau atau noise ketika bergerak dalam kaitan dengan sumbernya.

Para peneliti mengidentifikasi aktifitas otak yang akan diukur dengan cara melekatkan banyak sensor ke subyek yang sedang berjalan atau berlari pada alat treadmill. Kemudian mereka menggunakan pencitraan resonansi magnetik pada bagian kepala untuk mengetahui dari bagian otak mana aktifitas listrik tersebut berasal. Dengan cara ini, para ilmuwan bisa melokalisasi sumber-sumber aktifitas otak yang ingin diketahui dan mengabaikan aktifitas lain jika tidak berasal dari otak.

Ferris yang juga memiliki posisi di rekayasa biomedis mengatakan ada sekumpulan alasan para ilmuwan bisa melakukan tipe pengukuran ini sekarang ketika hal tersebut tak mungkin dilakukan beberapa tahun lalu. Para kolega di Swartz Center for Computational Neuroscience menemukan alat komputasional untuk melakukan pengukuran secara non invasif pada orang-orang, dan tanpa alat tersebut pengukurannya menjadi sesuatu yang tidak mungkin untuk dilakukan. Kedua kelompok peneliti kemudian berusaha ke depan dan mencoba pengukuran tersebut pada subyek-subyek yang sedang berjalan atau berlari.

Lagi pula, elektroda sudah lebih sensitif dan memiliki sinyal yang lebih baik terhadap rasio derau, katanya.

Pihak militer juga tertarik dengan jenis teknologi ini yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan performa tentara dengan cara memonitor aktifitas otak para tentara di lapangan untuk mengetahui kapan para tentara sedang dalam performa puncak. Teknologi tersebut bisa juga membantu pihak militer memahami bagaimana informasi bisa dengan cara terbaik diberikan dan ditangani oleh para tentara.

Malahan, industri atau organisasi manapun yang tertarik untuk memahami bagaimana otak dan tubuh berinteraksi, bisa mengambil manfaat dengan mengetahui bagaimana otak berfungsi selama melakukan aktifitas yang ditentukan.

"Kami bisa membayangkan otak para pasien dengan jenis gangguan neurologis berbeda, dan kami mungkin bisa menargetkan rehabilitasi kepada kelompok pasien yang menunjukkan gejala-gejala yang sama," tutur Gwin. "Jika kita bisa membayangkan otak tersebut saat menjalani beberapa rehabilitasi ini, kami bisa mendesain perawatan-perawatan yang lebih baik."

Studi ini dipublikasikan di jurnal Frontiers.

Chip Core Baru Intel Amankan Film Streaming

Senin kemarin, Intel menyampaikan bahwa dia sedang membangun lapisan-lapisan pengaman perangkat keras pada chip Corenya yang akan datang untuk mencegah film streaming disalin atau di-copy.

Fitur chip tersebut, yang disebut Insider, termasuk lapisan proteksi keseluruhan dan fitur manajemen untuk membuka film kualitas tinggi dari layanan online streaming, tutur Karen Regis, Consumer Client Marketing Manager Intel.

Insider merupakan bagian dari kualitas gambar atau grafik yang ditawarkan Intel dalam prosesor Corenya yang akan datang, yang secara resmi akan diluncurkan pada tanggal 5 Januari, lebih cepat dari Pameran Elektronik di Las Vegas.

Dengan Insider, para penguna akan mendapatkan akses ke lebih banyak 1080p konten streaming kualitas tinggi, di mana gambar-gambar ditampilkan dengan resolusi 1920 x 1080 pixel, yang bisa juga ditemukan pada piringan Blu-ray.

Studio-studio film juga khawatir tentang pembajakan, yang mengurungkan niat mereka untuk membuat konten premium 1080p untuk streaming, kata Regis. Insider menyediakan blanket keamanan yang dapat mendorong lebih banyak studio film untuk menyediakan film-film berkualitas tinggi, katanya.

Intel sudah bekerja sama dengan Warner Bros. Digital Distribution, yang akan menyediakan 300 film berkualitas tinggi dari WB Shopnya atau layanan Best Buy's CinemaNow. Film-film tersebut hanya dapat diputar pada sistem dengan Core prosesor yang akan datang, kata Regis.

Fitur tersebut nantinya akan mengucurkan tawaran chip Intel lainnya, kata Regis. Intel juga bekerja sama dengan banyak studio film dan pengumuman akan disampaikan bulan depan.

Selain Insider, perusahaan tersebut juga sedang mengembangkan banyak teknologi gambar ke dalam chip-chip Corenya untuk mempercepat pembentukan dan pencitraan video. Intel untuk pertama kalinya membangun prosesor gambar dan CPU ke dalam satu chip, yang akan meningkatkan performa gambar dan aplikasi yang memakan daya lebih kecil. Chip-chip Core tersebut didasarkan pada mikroarsitektur baru bersandi Sandy Bridge.

Intel sedang menambahkan akselerator perangkat keras khusus untuk secara cepat mengunci dan membuka video. Fitur tersebut, yang dinamakan Quick Sync, memperkenankan para pengguna untuk mentransfer video berkualitas tinggi ke dalam format yang tersedia untuk smartphones hanya dalam hitungan detik. Akselerator perangkat keras lebih cepat dari perangkat lunak, yang memakan waktu bermenit-menit untuk mentransfer video.

Intel juga sedang meng-upgrade teknologi Wi-Di, yang memperkenankan para pengguna nirkabel untuk mengirimkan gambar-gambar dan video dari sebuah PC ke TV HD (high-definition). Para pengguna sekarang bisa menikmati konten streaming 1080p, yang lebih baik dari 720p sebelumnya. Para pengguna juga akan bisa menonton film-film yang diproteksi dari fitur Intel Insider, kata Regis.

Akan tetapi Core prosesor tersebut tidak mendukung DirectX 11, yang membuat gambar lebih realistis pada PC dengan Sistem Operasi Microsoft Windows 7. Intel selangkah di belakang Advanced Micro Devices, yang chip-chip Fusion mendatangnya termasuk prosesor gambar yang mendukung DirectX 11.

"Kami telah menguji aplikasi-aplikasi, kami tidak melihat banyak sekali aplikasi yang menggunakan fitur dalam DirectX 11 saat ini. Kami akan memasukkan kapabilitas tersebut ke dalam prosesor gambar sebelum dipergunakan oleh banyak orang, kata Regis.

Pertama-tama Intel akan memasarkan chip-chip quad-core Core pada bulan Januari, yang kemudian disusul dengan chip-chip dual-core pada bulan Februari

PC 3D Tanpa Kacamata dari Fujitsu, Pertama di Dunia

Layanan TI raksasa Jepang Fujitsu, pada hari selasa memperkenalkan produk yang disebut sebagai komputer desktop pertama di dunia dengan tampilan yang memungkinkan para pengguna untuk melihat gambar-gambar 3D tanpa menggunakan kacamata khusus.

PC 3D Tanpa Kaca

PC desktop Esprimo FH99/CM, yang masuk dalam daftar seri komputer FMV, liquid crystal display atau LCDnya dilapisi dengan papan atau panel konversi yang memungkinkan para pengguna untuk melihat gambar-gambar tiga dimensi pada layar.

Perusahaan tersebut rencananya akan meluncurkan PC 3D pada tanggal 25 Februari di Jepang, dan mempertimbangkan kemudian mengenai peluncuran di luar Jepang.

Fujitsu sudah meluncurkan komputer desktop 3D yang membutuhkan penggunaan kacamata khusus.

"Tanpa harus memakai kacamata, anda dapat menikmati menonton gambar-gambar 3D dengan teman-teman anda," tutur insinyur Fujitsu Toshiro Ohbitsu. "Anda dapat membagi kehebohan ini bersama keluarga." Demikian seperti yang dikutip dari Physorg (12/01/11).

Komputer tersebut memungkinkan para pengguna untuk merekam dan menonton televisi serta mengedit gambar-gambar.

Bulan lalu, Toshiba meluncurkan di Jepang sebuah produk yang disebut sebagai televisi pertama di dunia yang memperkenankan para penonton untuk melihat gambar-gambar 3D tanpa kacamata khusus, di tengah-tengah persaingan ketat pasar sebagai ketika teknologi tersebut mendapatkan momentum.

Banyak industri mengatakan bahwa permintaan televisi 3D tertahan karena ketidakmauan konsumen untuk memakai kacamata.

Ponsel Anda Menceritakan Tentang Anda


Dalam dunia forensik hp, orang-orang dalam memiliki nama untuk semua informasi pribadi yang secara sadar maupun tak sadar tersimpan dalam telepon genggam anda. Mereka menyebutnya "sidik jari digital".

Ponsel Anda Menceritakan Tentang Anda

Dengan peralatan yang tepat serta akses langsung ke ponsel anda, siapa saja dapat menyadap rincian pribadi kehidupan anda: sms, foto-foto, tweet, facebook, janjian anda, tempat olahraga favorit anda, atau bahkan apa yang kamu makan semalam.

"Anda bisa mengetahui segalanya tentang seseorang melalui ponselnya," tutur Amber Schroader, pemilik Paraben of Pleasant Grove, Utah, yang membuat perangkat lunak forensik bagi para penyelidik dan masyarakat umum. "Anda dapat melihat video-video YouTube mereka, situs-situs yang mereka jelajahi, gambar-gambar mereka. Orang-orang kecanduan akan telepon genggam mereka, jadi ini merupakan informasi terkini dan paling berharga yang tersedia mengenai seseorang."

Walaupun perusahaan-perusahaan nirkabel dan pihak lainnya telah lama bisa melacak lokasi hp dari jauh, masih belum jelas informasi lainnya yang bisa diakses dari jauh. Akan tetapi para penyelidik forensik telah lama mengetahui bahwa penyimpanan data biografis dapat dikumpulkan ketika mereka memiliki akses langsung ke peralatan-peralatan genggam. Bahkan sebelum penemuan arsip pelacakan lokasi yang diperlihatkan oleh para peneliti minggu ini telah ditemukan pada iPhone, para penyelidik telah mengumpulkan data dari smartphone Apple.

"Kami menganalisa iPhone sejak diluncurkan," kata Christopher Vance, spesialis forensik digital di Marshall University's Forensics Science Center, yang bekerja dengan agensi penegak hukum baik swasta maupun negri di Virginia Barat.

Vance dan laboratoriumnya membantu mengambil data dari iPhone termasuk catatan panggilan, hasil pencarian peta dari aplikasi Google Maps, grafik-grafik yang tersimpan di tembolok peramban, bahkan catatan tentang apa yang telah diketikkan ke papan kunci virtual iPhone.

"Ada banyak sekali informasi penting pada iPhone," tuturnya.

Tak semua orang senang akan betapa gampangnya membuat hp mengungkap rahasianya. Apple telah menghiraukan permintaan terus menerus terhadap komentar akan arsip pelacakan, bahkan ketika para anggota Konggres mulai menanyakan pertanyaan mengapa Apple melacak para pengguna teleponnya dan apa yang dilakukannya terhadap informasi tersebut. Lagi pula para advokat privasi memperingatkan bahwa mengambil data dari hp seseorang tanpa ijinnya merupakan satu langkah turun lagi di jalan yang sudah bermasalah.

"Ini bukan telepon genggam - ini adalah telepon sadap," tutur John M. Simpson, direkturConsumer Watchdog's Privacy Project. "Para konsumen harus memiliki hak untuk mengontrol apakah data mereka dikumpulkan dan bagaimana itu dipergunakan.

"Orang-orang tidak menyadari tentang tambang emas data tentang kehidupan mereka yang ada di dalam hp mereka," tambahnya. "Harus ada proses pembelajaran agar supaya orang-orang akan mulai memahaminya."

Para advokat privasi mengatakan bahwa penyingkapan arsip pelacakan iPhone menggarisbawahi kebutuhan akan hukum dan perundang-undangan baru untuk menentukan jenis dan jumlah informasi yang dapat dikumupulkan peralatan bergerak. Sebagai tambahan terhadap arsip pelacakan iPhone, telah dibuka bahwa iPhone milik Apple dan telepon Android milik Google secara teratur mengirmkan data lokasi ke kedua perusahaan tersebut.

"Saya melihat lereng licin," kata Sharon Goott Nissim, perwakilan privasi konsumen diElectronic Privacy Information Center, sebuah kelompok advokasi konsumen. "Ketika pengumpulan data sudah dilakukan, lebih sulit lagi untuk menghentikan para penegak hukum memperoleh akses terhadapnya. Cara untuk menghentikan ini ialah menghentikan pengumpulan tersebut pertama-tama."

Dari pengalaman selama bertahun-tahun, sekarang para penyelidik telah memiliki pemikiran yang lebih baik daripada pemilik telepon mengenai data apa yang dapat mereka dapatkan secara legal dari telepon para konsumen. Arsip pelacakan lokasi iPhone tersebut "telah terbang di bawah radar untuk sesaat," kata Sean Morrissey, CEO Katana Forensics. "Bagi para penyelidik forensik, itu merupakan hal yang baik. Anda tak ingin menyampaikan pada orang jahat bahwa anda bisa mendapatkan informasi tersebut dari teleponnya.

"Kami tahu sebagian besar data nantinya akan terdapat pada peralatan bergerak," katanya.

Para penyelidik forensik telah lama bisa mengambil daftar koneksi, rekaman panggilan dan pesan singkat dari ponsel. Akan tetapi smartphone seperti iPhone telah secara signifikan meningkatkan jumlah datanya. Bagian tersebut berkaitan dengan bertumbuhnya penggunaan konsumen terhadap peralatan seperti itu dan semakin banyak aplikasi yang tersedia untuk peralatan itu.

Schroader, yang firmanya menawarkan alat pengambilan data forensik senilai $199 yang disebut iRecovery, mengatakan walaupun para penyelidik telah dapat menjelajahi jeroan ponsel selama bertahun-tahun, pertumbuhan kapasitas smartphone berarti perubahan besar dalam jumlah data pribadi sekarang mudah didapatkan.

"Kami telah membuat alat-alat ini yang mendukung iPhone, Windows Mobile dan Android selama bertahun-tahun, namun penyimpanannyalah yang mengubah segalanya," katanya. "Hp jadul anda memiliki penyimpanan beberapa MB. Sekarang kita berada pada tingkat GB, dan akhirnya akan berada pada terabyte. Lebih lagi jika kita bekerja sama dengan penegak hukum, yang menerjemahkannya ke lebih banyak bukti, yang membuat kami semua sangat senang."

3D Printing: Mengapa Industri Besar Sangat Tertarik dengan Teknologi Satu Ini ?

                    
3dsintering
Industri mobil, industri rekayasa mesin (ibu dari industri lain), sampai industri pesawat jet (yang membutuhkan presisi tinggi) saat ini tengah berbondong-bondong untuk saling mendahului dalam penguasaan teknologi ini. Bagaimana tidak, jika berhasil menjadi master di bidang ini, siapapun akan mampu meningkatkan profitabilitas dan skalabilitas bisnisnya dengan sangat cepat, tidak lagi tahunan, namun bisa dalam hitungan bulan. Mengapa? Dengan teknologi 3D printing ini, (jika sebelumnya, dengan cepat dan dengan presisi tinggi), mereka mampu mengubah-ubah produksi parts/komponen mesin produksi mereka, sekarang, perkembangan teknologi terakhir, memproduksi produk jadi untuk konsumen akhir pun telah mampu dilakukan secara langsung oleh teknologi ini. Hal ini disebabkan telah matangnya pula teknologi material untuk produk akhir. 
                    
3dfinishing
Selain itu, jika beberapa tahun yang lalu, teknologi 3D printing baru mampu menghasilkan prototipe untuk 'cetakan' atau keperluan modeling produk akhir (dengan material semacam semen lunak/fiberglass/plastik polimer), namun saat ini teknologi cetak tiga dimensi telah mampu mengolah bahan yang bermacam-macam, cair dan padat (bahan cair akan dipadatkan terlebih dahulu), dan bahan tersebut telah  mengandung warna, sehingga memungkinkan mereka untuk berinovasi dengan cepat di pasar secara langsung pada produk akhir.
                    Banyak produsen sudah menggunakan pencetakan 3D untuk membuat prototipe komponen, karena lebih murah dan lebih fleksibel daripada membeli atau menyewa mesin yang hanya untuk memproduksi hanya satu atau dua item contoh. Tapi teknologi sekarang cukup baik untuk digunakan dalam membuat barang-barang produksi juga.      
                    Pada tanggal 20 November 2012 kemarin, anak perusahaan General Electric USA yakni GE Aviation menjadi berita hangat karena mengakusisi sebuah perusahaan kecil dengan 130 orang karyawan bernama Morris Technologies berbasis di Cincinnati Ohio. Morris Technologies menggunakan sejumlah mesin cetak 3D, yang semuanya bekerja dengan menggunakan deskripsi digital dari suatu obyek untuk dapat membangun dalam bentuk fisiknya, selapis demi selapis.      
                    Di antara teknologi cetak 3D yang digunakan oleh Morris Technologies adalah laser sintering. Tekniknya dengan cara menyebarkan lapisan tipis serbuk logam ke platform pembangun dan kemudian mengeringkan bahan dengan sinar laser. Proses ini diulang sampai obyek muncul. Sintering Laser mampu memproduksi segala macam bagian logam, termasuk komponen yang terbuat dari aerospace-grade titanium. Teknologi yang telah cukup matang ini lebih menghemat bahan (karena pendekatannya terbalik dengan produksi komponen konvensional) sekaligus, karena itu, bisa menghemat energi.
                    Komponen hasil produksi mesin ini benar-benar dipakai sebagai komponen pesawat produksi General Electrik. Lebih dari 4000 pesawat jet pesanan akan diproduksi beberapa tahun ke depan.

Produk Konsumer hasil Cetak 3D                  
                    
3dprinting
                 Salah satu sisi menarik dari 3D printing ini adalah kemampuan seseorang dalam membuat suatu produk dengan meniru atau reverse enginering produk lain. "Kopi Paste" produk bisa menjadi masalah baru bagi penegak hukum.
                   Diawali dengan proses scanning model, menyimpannya sebagai file digital, dan kemudian mereproduksinya bisa dilakukan dengan cepat. Item sederhana seperti cord holder, mug, iPhone case adalah hal yang banyak ditemukan.

                    Ingin lebih cepat? Di internet  terdapat file digital siap pakai untuk memproduksi senjata! Ketika siapa saja bisa membuat senjata tiruan siap pakai seperti ini, ketika itulah aturan hukum mengenai kendali senjata oleh penegak hukum menjadi tidak berguna.
                    Namun sisi gelap teknologi memang akan selalu ada. Anda tentu masih segar untuk mengingat printer kelas foto yang dipergunakan untuk mencetak uang palsu. Tetapi sisi terangnya tidak akan kalah menarik.
                    Gambar Ilustrasi di sebelah kiri ini membuka mata kita mengenai kemungkinan terjadinya pola baru produksi barang-barang konsumer. Tidak perlu dibuat di pabrik, produsen cukup menjual desain, orang bisa mencetak sendiri :). Akibatnya? Karena produk tidak perlu dikirim secara fisik, maka biaya kirim tidak ada, Karena itu akan terjadi penghematan.
                    Orang bisa berbagi file digital produk mereka yang mengakibatkan bab baru hukum hak cipta harus dibuat beberapa tahun lagi. Namun saat ini printer 3D ini masih menjadi rahasia dagang pabrikan besar. Belum akan menjadi fenomena konsumer secara umum. (Namun jika anda aktif mengikuti kickstarter, sudah mulai ada perintisnya)

Courtesy Foto: http://www.gpiprototype.com/